PERTANIAN PERKOTAAN UNTUK KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA: MEMANFAATKAN HALAMAN RUMAH UNTUK TANAMAN DAN TERNAK
Keywords:
ketahanan, pekarangan, pemberdayaan, perkotaan, urbanAbstract
Ketahanan pangan rumah tangga perkotaan menghadapi berbagai tantangan akibat terbatasnya lahan produktif dan tingginya ketergantungan terhadap pasokan pangan dari pasar. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan pekarangan sebagai media budidaya tanaman pangan dan pemeliharaan ternak skala kecil berbasis urban farming. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui pelatihan, demonstrasi lapangan, dan pendampingan kepada masyarakat yang memiliki lahan pekarangan. Evaluasi program dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah intervensi terhadap produktivitas tanaman, produksi ternak, ketersediaan pangan rumah tangga, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan teknik urban farming mampu meningkatkan produksi tanaman pangan sebesar 20–35% serta meningkatkan produktivitas ternak dan menurunkan tingkat kematian ternak sekitar 25–30%. Program ini juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri masyarakat dalam mengelola tanaman dan ternak secara terpadu. Selain memperkuat ketersediaan pangan rumah tangga, kegiatan ini memberikan manfaat ekonomi melalui pengurangan pengeluaran pangan dan penjualan hasil produksi yang berlebih. Dengan demikian, pemanfaatan pekarangan rumah melalui urban farming merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan, kesejahteraan keluarga, dan keberlanjutan lingkungan di wilayah perkotaan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Abdimas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





