PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PEMANFAATAN TANAMAN LOKAL DAN PRAKTIK PERTANIAN BERKELANJUTAN
Kata Kunci:
keberlanjutan, pangan, pertanian, pemberdayaanAbstrak
Ketahanan pangan masyarakat pedesaan sangat dipengaruhi oleh kemampuan dalam memanfaatkan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan sekaligus memberdayakan petani lokal melalui pemanfaatan tanaman pangan asli dan penerapan praktik pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi pelatihan lapangan, demonstrasi praktik, serta pendampingan teknis kepada petani yang membudidayakan berbagai tanaman pangan lokal seperti padi tradisional, umbi-umbian, kacang-kacangan, dan sayuran lokal. Evaluasi program dilakukan melalui pengukuran sebelum dan sesudah intervensi terhadap produktivitas tanaman, diversifikasi tanaman, tingkat ketahanan pangan rumah tangga, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan praktik pertanian berkelanjutan mampu meningkatkan produktivitas tanaman sebesar 20–30%, memperluas keragaman tanaman yang dibudidayakan, serta memperkuat ketersediaan pangan rumah tangga. Program ini juga meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri petani dalam mengelola sumber daya lokal secara mandiri. Selain itu, proses pembelajaran partisipatif mendorong terbentuknya jaringan berbagi pengetahuan di tingkat komunitas sehingga memperkuat keberlanjutan program. Dengan demikian, pemanfaatan tanaman pangan lokal yang dipadukan dengan praktik pertanian berkelanjutan merupakan strategi yang efektif dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Abdimas

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





