THE ROLE OF RISK MANAGEMENT IN ACHIEVING ACCOUNTABLE LOCAL GOVERNMENT ASSET GOVERNANCE

Penulis

  • Andi Mahdiana Mardatillah Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa image/svg+xml Penulis
  • Nur Fadilla Guntur Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa image/svg+xml Penulis
  • Muhammad Iqbal Institut Teknologi dan Bisnis Maritim Balik Diwa image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.65943/n26wtc40

Kata Kunci:

Asset Management, Accountability, Local Government, Risk Management, Sustainable Governance

Abstrak

Effective regional asset management is essential for ensuring public accountability, administrative efficiency, legal certainty, and optimal public service delivery. However, local governments continue to face various asset-related risks, including incomplete asset records, uncertified land, unauthorized utilization, legal disputes, inadequate data quality, and limited institutional capacity. This study aims to examine the role of risk management in strengthening accountable local government asset governance. The study employed a qualitative library research approach using a descriptive-thematic analysis of relevant academic literature, government regulations, policy documents, and institutional reports. The findings indicate that risk management has an important strategic role in regional asset governance through risk identification, assessment, mitigation, monitoring, and reporting across the asset life cycle. Nevertheless, its implementation remains constrained by weaknesses in asset data quality, limited digital infrastructure, insufficient human-resource capacity, inconsistent risk awareness, and legal and physical vulnerabilities of regional assets. Strengthening risk management requires integrated asset information systems, systematic asset verification and certification, stronger internal controls, continuous capacity development, leadership commitment, and the establishment of a risk-aware organizational culture. The study concludes that integrating risk management into regional asset governance can reduce the potential for asset loss and disputes, improve asset utilization and reporting reliability, and strengthen transparency and accountability. A risk-based approach therefore provides an important foundation for creating sustainable and accountable local government asset governance.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Amelia, R., Saepudin, E. A., Maharani, P. S., Purwasih, R., Alawiah, I. N., & Agas. (2026). Analisis regulasi dan kebijakan aset publik dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Faculty of Education University of Pahlawan Tuanku Tambusai, 6(1), 1666–1672.

Anugrah, A. Q., Akib, F., & Rizaldy, A. (2026). Sistem informasi database aset secara realtime di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi dan Ilmu Komputer, 6(2), 286–299.

Cimahi. (2023). Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Cimahi Tahun 2012–2032. Bappeda Kota Cimahi.

Direktorat Jenderal Kekayaan Negara. (n.d.). Manajemen risiko dalam pengelolaan barang milik negara. Kementerian Keuangan Republik Indonesia. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/artikel/baca/14292/Man

Ferdy, H., Dungga, W. A., & Abdusammad, Z. (2023). Pengelolaan aset tanah milik pemerintah daerah Provinsi Gorontalo yang masih dikuasai dan ditempati oleh pensiunan kehutanan (Studi kasus: Jl. Jaksa Agung Suprapto Kota Gorontalo). Jurnal Ilmu Hukum dan Tata Negara, 1(3), 198–207.

Irianto, G., & Amirya, M. (2024). Kendala dan strategi implementasi manajemen risiko di pemerintah daerah Indonesia. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi, 12(2), 302–312.

Komite Standar Akuntansi Pemerintahan. (n.d.). Buletin teknis Standar Akuntansi Pemerintahan.

Mutmainna, M., Aranti, M. K., Aulia, P. P., Nurlita, U. A., Amaliya, & Tunnisa, A. (2025). Strategi manajemen untuk mengelola risiko di instansi pemerintah. Al-Mumtaz: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 80–92.

Pemerintah Republik Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah.

Pemerintah Republik Indonesia. (2010). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.

Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah.

Sari, M., Hanum, S., & Rahmayati, R. (2022). Analisis manajemen risiko dalam penerapan good corporate governance: Studi pada perusahaan perbankan di Indonesia. Owner, 6(2), 1540–1555. https://doi.org/10.33395/owner.v6i2.804

Taswin, T., Marganingsih, A., Kholiyah, S., & Pambudi, E. G. (2025). Mitigasi permasalahan rumah negara dalam mewujudkan pengelolaan barang milik negara yang efektif dan akuntabel. JEBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 3(7), 1550–1572.

Yadisar, A. M. (n.d.). Manajemen pengelolaan aset daerah.

Zulfaa, N., Irsyad, I., & Setiawati, M. (2025). Manajemen risiko: Konsep, peran, tujuan, dan proses dalam pengelolaan organisasi untuk meningkatkan stabilitas dan kinerja. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 2(3), 838–842.

Antara News Makassar. (2025). Pansus DPRD Sulsel desak DLHK urus aset dikuasai orang. Antara News Makassar. https://makassar.antaranews.com/berita/635435/pansus-dprd-sulsel-desak-dlhk-urus-aset-dikuasai-orang

Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.

Diterbitkan

2026-07-20

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Mardatillah, A. M., Guntur, N. F., & Iqbal, M. (2026). THE ROLE OF RISK MANAGEMENT IN ACHIEVING ACCOUNTABLE LOCAL GOVERNMENT ASSET GOVERNANCE. JURNAP: Jurnal Administrasi Publik, 3(2), 89-96. https://doi.org/10.65943/n26wtc40

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama