Hubungan Aktivitas Fisik, Status Gizi, dan Kesejahteraan Psikologis pada Mahasiswa IlmuKeolahragaan Universitas Cahaya Prima

Penulis

  • Andi Abdul Rahman Universitas Cahaya Prima image/svg+xml Penulis
  • Andika Marzuki, Universitas Cahaya Prima Penulis
  • Adelvin Sangkalbu Universitas Cahaya Prima Penulis
  • Aldi Universitas Cahaya Prima Penulis
  • Abd.Risal Universitas Cahaya Prima image/svg+xml Penulis

Kata Kunci:

aktivitas fisik, status gizi, kesejahteraan, psikologis, ilmu keolahragaan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan aktivitas fisik, status gizi, dan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Cahaya Prima. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan metode cross-sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 22 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) versi pendek, status gizi ditentukan melalui Indeks Massa Tubuh (IMT), sedangkan kesejahteraan psikologis diukur menggunakan Ryff Psychological Well-Being Scale (RPWBS). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji korelasi Pearson Product Moment, dan analisis regresi linear berganda Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi hingga sedang (86,4%), status gizi normal (63,6%), dan tingkat kesejahteraan psikologis tinggi (50,0%). Uji korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara aktivitas fisik dengan kesejahteraan psikologis (r = 0,545; p = 0,009) serta hubungan positif dan signifikan antara status gizi dengan kesejahteraan psikologis (r = 0,435; p = 0,043). Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan status gizi secara simultan berhubungan signifikan dengan kesejahteraan psikologis mahasiswa (R = 0,612; R² = 0,375; F = 5,70; p = 0,011), yang berarti kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 37,5% terhadap variasi kesejahteraan psikologis.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin baik tingkat aktivitas fisik dan status gizi mahasiswa, semakin tinggi pula tingkat kesejahteraan psikologis yang dimiliki. Oleh karena itu, upaya peningkatan aktivitas fisik dan pemeliharaan status gizi yang optimal perlu menjadi bagian dari program promosi kesehatan di lingkungan perguruan tinggi guna mendukung kesehatan mental mahasiswa.

Unduhan

Diterbitkan

2023-12-01