Analisis Pengelolaan Objek Wisata HutanMangrove Tongke-Tongke Kecamatan SinjaiTimur Kabupaten Sinjai sebagai Media RekreasiMasyarakat
Kata Kunci:
pengelolaan objek wisata, hutan mangrove, media rekreasi, ekowisata, pariwisata berkelanjutanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Objek Wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai sebagai media rekreasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan variabel tunggal, yaitu pengelolaan objek wisata yang diukur melalui enam indikator, meliputi sumber daya manusia (SDM), metode pengelolaan, material/fasilitas, sarana dan prasarana, pembiayaan (money), serta pemasaran (marketing). Populasi penelitian adalah seluruh pengelola Objek Wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke dengan jumlah sampel sebanyak 10 orang yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, angket (kuesioner), wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan menghitung persentase setiap indikator dan menginterpretasikannya berdasarkan kategori penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengelolaan Objek Wisata Hutan Mangrove Tongke-Tongke memperoleh nilai rata-rata sebesar 63% dan berada pada kategori baik. Aspek sumber daya manusia, material/fasilitas, dan pemasaran masing-masing memperoleh nilai 80% (kategori baik), aspek metode pengelolaan memperoleh nilai 50% (kategori cukup), aspek sarana dan prasarana memperoleh nilai 60% (kategori cukup), sedangkan aspek pembiayaan memperoleh nilai 30% (kategori kurang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan objek wisata telah mampu mendukung fungsi kawasan sebagai media rekreasi masyarakat, namun masih diperlukan peningkatan pada aspek pembiayaan, metode pengelolaan, serta sarana dan prasarana agar pengelolaan kawasan dapat lebih optimal, berdaya saing, dan berkelanjutan.
