Edukasi Dan Pelatihan Pencegahan Cedera OlahragaBagi Atlet PTMSI Bone
Kata Kunci:
pencegahan cedera olahraga, tenis meja, atlet, PTMSI, edukasi, sport scienceAbstrak
Cedera olahraga merupakan salah satu faktor yang dapat menghambat proses latihan, menurunkan performa, dan mengganggu pencapaian prestasi atlet. Atlet tenis meja memiliki risiko cedera yang cukup tinggi akibat gerakan berulang, perubahan arah yang cepat, serta tingginya intensitas latihan. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan atlet PTMSI Kabupaten Bone dalam menerapkan strategi pencegahan cedera olahraga secara mandiri. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi melalui ceramah interaktif, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, dan observasi keterampilan. Materi yang diberikan mencakup konsep cedera olahraga, faktor risiko, teknik pemanasan dan pendinginan, latihan penguatan otot, latihan keseimbangan, serta penanganan awal cedera menggunakan prinsip RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation). Kegiatan diikuti oleh 30 atlet PTMSI Kabupaten Bone bersama pelatih pendamping. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai penyebab dan pencegahan cedera, pentingnya penerapan prinsip latihan yang benar, serta peningkatan keterampilan dalam melakukan pemanasan, pendinginan, latihan pencegahan cedera, dan simulasi penanganan awal cedera. Tingginya partisipasi peserta selama sesi edukasi dan praktik menunjukkan bahwa metode pembelajaran berbasis demonstrasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas atlet. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya latihan yang aman, sehat, dan berbasis sport science sehingga mampu meminimalkan risiko cedera serta mendukung peningkatan prestasi atlet PTMSI Kabupaten Bone secara berkelanjutan.
