Efektivitas Latihan Fungsional terhadap Peningkatan Kebugaran Jasmani Mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Cahaya Prima
Kata Kunci:
latihan fungsional, kebugaran jasmani, mahasiswa, VO₂ max, ilmu keolahragaanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan fungsional dalam meningkatkan kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Cahaya Prima. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya tingkat kebugaran jasmani bagi mahasiswa keolahragaan dalam menunjang aktivitas akademik dan praktik olahraga, serta masih ditemukannya variasi tingkat kebugaran di kalangan mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental) menggunakan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 22 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Program latihan fungsional dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengukuran kebugaran jasmani meliputi kapasitas kardiorespirasi (VO₂max), daya tahan otot lengan (Push-up Test), daya tahan otot perut (Sit-up Test), fleksibilitas (Sit and Reach Test), dan kelincahan (Illinois Agility Test). Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, uji prasyarat, uji paired sample t-test, dan analisis effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada seluruh komponen kebugaran jasmani setelah pemberian latihan fungsional. Nilai rata-rata VO₂max meningkat dari 38,42 menjadi 43,87 ml/kg/menit, Push-up Test dari 28,64 menjadi 35,18 repetisi, Sit-up Test dari 30,95 menjadi 37,59 repetisi, Sit and Reach Test dari 25,41 menjadi 30,36 cm, serta waktu Illinois Agility Test menurun dari 18,42 menjadi 16,93 detik yang menunjukkan peningkatan kelincahan. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa seluruh variabel mengalami peningkatan yang signifikan (p<0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan fungsional efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Cahaya Prima dan layak diterapkan sebagai salah satu metode latihan dalam pembinaan kondisi fisik mahasiswa.
